Desainkalender.com – Berikut adalah daftar kalender jawa oktober 2026 dilengkapi dengan tanggal Jawa dan weton (hari + pasaran) untuk setiap hari di bulan Oktober 2026 menurut penanggalan Jawa 1960 Ja / Dal:
📅 Kalender Jawa — Oktober 2026
Berikut adalah daftar tanggal Jawa dan weton (hari + pasaran) untuk setiap hari di bulan Oktober 2026 menurut penanggalan Jawa 1960 Ja / Dal:
| Tanggal Masehi | Tanggal Jawa | Weton (Hari + Pasaran) |
|---|---|---|
| 1 Okt 2026 | 18 Bakda Mulud 1960 Ja | Kamis Legi |
| 2 Okt 2026 | 19 Bakda Mulud 1960 Ja | Jumat Pahing |
| 3 Okt 2026 | 20 Bakda Mulud 1960 Ja | Sabtu Pon |
| 4 Okt 2026 | 21 Bakda Mulud 1960 Ja | Minggu Wage |
| 5 Okt 2026 | 22 Bakda Mulud 1960 Ja | Senin Kliwon |
| 6 Okt 2026 | 23 Bakda Mulud 1960 Ja | Selasa Legi |
| 7 Okt 2026 | 24 Bakda Mulud 1960 Ja | Rabu Pahing |
| 8 Okt 2026 | 25 Bakda Mulud 1960 Ja | Kamis Pon |
| 9 Okt 2026 | 26 Bakda Mulud 1960 Ja | Jumat Wage |
| 10 Okt 2026 | 27 Bakda Mulud 1960 Ja | Sabtu Kliwon |
| 11 Okt 2026 | 28 Bakda Mulud 1960 Ja | Minggu Legi |
| 12 Okt 2026 | 29 Bakda Mulud 1960 Ja → 1 Jumadil Awal | Senin Pahing |
| 13 Okt 2026 | 1 Jumadilawal 1960 Ja | Selasa Pon |
| 14 Okt 2026 | 2 Jumadilawal 1960 Ja | Rabu Wage |
| 15 Okt 2026 | 3 Jumadilawal 1960 Ja | Kamis Kliwon |
| 16 Okt 2026 | 4 Jumadilawal 1960 Ja | Jumat Legi |
| 17 Okt 2026 | 5 Jumadilawal 1960 Ja | Sabtu Pahing |
| 18 Okt 2026 | 6 Jumadilawal 1960 Ja | Minggu Pon |
| 19 Okt 2026 | 7 Jumadilawal 1960 Ja | Senin Wage |
| 20 Okt 2026 | 8 Jumadilawal 1960 Ja | Selasa Kliwon |
| 21 Okt 2026 | 9 Jumadilawal 1960 Ja | Rabu Legi |
| 22 Okt 2026 | 10 Jumadilawal 1960 Ja | Kamis Pahing |
| 23 Okt 2026 | 11 Jumadilawal 1960 Ja | Jumat Pon |
| 24 Okt 2026 | 12 Jumadilawal 1960 Ja | Sabtu Wage |
| 25 Okt 2026 | 13 Jumadilawal 1960 Ja | Minggu Kliwon |
| 26 Okt 2026 | 14 Jumadilawal 1960 Ja | Senin Legi |
| 27 Okt 2026 | 15 Jumadilawal 1960 Ja | Selasa Pahing |
| 28 Okt 2026 | 16 Jumadilawal 1960 Ja | Rabu Pon |
| 29 Okt 2026 | 17 Jumadilawal 1960 Ja | Kamis Wage |
| 30 Okt 2026 | 18 Jumadilawal 1960 Ja | Jumat Kliwon |
| 31 Okt 2026 | 19 Jumadilawal 1960 Ja | Sabtu Legi |
📌 Catatan penting:
- Bulan Jawa di awal Oktober masih berada di Bakda Mulud, kemudian beralih menjadi Jumadil Awal mulai 12–13 Oktober 2026.
- Weton adalah kombinasi dari hari dalam minggu (Senin–Minggu) dengan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) yang digunakan dalam tradisi Jawa untuk menentukan hari baik, perhitungan neptu, dan kegiatan adat.
Kalender Jawa
Kalender Jawa adalah sistem penanggalan unik yang diciptakan Sultan Agung (Kerajaan Mataram Islam) pada 1633 M, memadukan kalender Hijriah (bulan), Saka (matahari), dan Jawa lokal. Kalender ini digunakan untuk menentukan hari baik (pernikahan/hajat), perwatakan, dan peruntungan, berbasis kombinasi siklus mingguan (padinan) dan 5 hari pasaran.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai kalender Jawa:
- Perpaduan Dua Sistem (Lunisolar): Kalender Jawa unik karena menggabungkan pergerakan bulan terhadap bumi dan bumi mengelilingi matahari.
- Siklus Hari & Pasaran:
- Padinan (7 hari): Senin, Selasa, Rabu, Kami, Jumat, Sabtu,Minggu.
- Pasaran (5 hari): Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.
- Weton: Kombinasi hari (padinan) dan pasaran menghasilkan hari kelahiran atau weton yang sering digunakan untuk meramal perwatakan dan kecocokan.
- Nama Bulan (Siklus 12 bulan):Â Suro, Sapar, Mulud, Bakdo Mulud, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rejeb, Ruwah, Poso, Sawal, Dzulqoidah, dan Besar.
- Istilah Lain: Mengenal juga Windu (siklus 8 tahun), Kurup (120 tahun), dan Pranatamangsa (penanggalan berbasis musim untuk pertanian).

Siklus Neptu dan Hari Pasaran Jawa
Neptu hari dan pasaran Jawa adalah sistem penjumlahan nilai hari dalam kalender Jawa yang digunakan untuk berbagai keperluan tradisional, seperti menentukan hari baik (weton), kecocokan jodoh, hari selametan , memulai bisnis, jual beli dan waktu penting lainnya.
Dalam penanggalan Jawa ada dua siklus:
- Hari (7 harian): Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu.
- Pasaran (5 harian): Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.
Masing-masing memiliki nilai angka (neptu):
Neptu Hari:
- Minggu = 5
- Senin = 4
- Selasa = 3
- Rabu = 7
- Kamis = 8
- Jumat = 6
- Sabtu = 9
Neptu Pasaran:
- Legi = 5
- Pahing = 9
- Pon = 7
- Wage = 4
- Kliwon = 8
Neptu seseorang dihitung dengan menjumlahkan nilai hari dan pasarannya saat ia lahir (disebut weton). Hasil penjumlahan ini dipercaya memiliki makna tertentu menurut tradisi Jawa.
Wuku dalam penanggalan Jawa
Wuku dalam penanggalan Jawa adalah siklus pekan tradisional yang berlangsung selama 30 wuku, masing-masing berdurasi 7 hari, sehingga satu siklus wuku berjumlah 210 hari. Sistem ini berasal dari tradisi Hindu-Jawa dan masih digunakan untuk menentukan hari baik, perhitungan weton, serta keperluan adat dan spiritual dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama-nama 30 Wuku:
- Sinta
- Landep
- Wukir
- Kurantil
- Tolu
- Gumbreg
- Warigalit
- Warigagung
- Julungwangi
- Sungsang
- Galungan
- Kuningan
- Langkir
- Mandasiya
- Julungpujut
- Pahang
- Kuruwelut
- Marakeh
- Tambir
- Medangkungan
- Maktal
- Wuye
- Manahil
- Prangbakat
- Bala
- Wugu
- Wayang
- Kulawu
- Dukut
- Watugunung
Setelah wuku ke-30 (Watugunung), siklus kembali lagi ke wuku pertama (Sinta). Sistem wuku ini juga dikenal dalam kalender Bali dan masih dipakai dalam perhitungan hari raya tradisional seperti Galungan dan Kuningan.
Mongso dalam Penanggalan Jawa
Mongso (mangsa) adalah sistem penanggalan musim dalam tradisi Jawa yang membagi satu tahun menjadi 12 musim berdasarkan peredaran matahari (kalender surya). Sistem ini dikenal sebagai Pranata Mangsa dan secara historis dibakukan pada masa Sunan Pakubuwana VII di Surakarta pada abad ke-19. Mongso terutama digunakan sebagai pedoman pertanian tradisional untuk membaca tanda-tanda alam, menentukan waktu tanam, dan memprediksi pola hujan–kemarau.
Satu siklus mongso berlangsung sekitar 365 hari dan biasanya dimulai sekitar 22 Juni (mangsa Kasa). Tanggalnya bisa sedikit bergeser mengikuti tahun kabisat dan penyesuaian kalender.
Siklus 12 Mongso (Pranata Mangsa)
Berikut urutan lengkap mongso beserta perkiraan rentang tanggal Masehi dan lamanya hari:
- Kasa (± 22 Juni – 1 Agustus) — 41 hari
- Karo (± 2 Agustus – 24 Agustus) — 23 hari
- Katelu (± 25 Agustus – 17 September) — 24 hari
- Kapat (± 18 September – 12 Oktober) — 25 hari
- Kalima (± 13 Oktober – 8 November) — 27 hari
- Kanem (± 9 November – 21 Desember) — 43 hari
- Kapitu (± 22 Desember – 2 Februari) — 43 hari
- Kawolu (± 3 Februari – 28 Februari) — 26 hari
- Kasanga (± 1 Maret – 25 Maret) — 25 hari
- Kadasa (± 26 Maret – 18 April) — 24 hari
- Dhesta (± 19 April – 11 Mei) — 23 hari
- Sadha (± 12 Mei – 21 Juni) — 41 hari
Setelah Sadha, siklus kembali ke Kasa.
Pola Musim dalam Mongso
Secara umum, mongso menggambarkan peralihan musim sebagai berikut:
- Kasa–Katelu → puncak kemarau (tanah retak, daun berguguran)
- Kapat–Kalima → pancaroba (tanda-tanda hujan mulai datang)
- Kanem–Kapitu → musim hujan (curah hujan tinggi)
- Kawolu–Kasanga → hujan mulai berkurang
- Kadasa–Sadha → kemarau kembali datang
Namun, dalam praktik modern, pola ini bisa berubah akibat perubahan iklim.
Contoh Penerapan Mongso
1. Pertanian Tradisional
Petani Jawa menggunakan mongso untuk menentukan waktu tanam:
- Kalima–Kanem: mulai mengolah sawah karena hujan turun.
- Kapitu: masa subur untuk padi karena air melimpah.
- Kasanga–Kadasa: panen padi.
- Kasa–Karo: cocok untuk palawija (jagung, ketela) saat kemarau.
2. Perikanan & Kelautan
Nelayan tradisional membaca mongso untuk memperkirakan arah angin dan gelombang, terutama saat peralihan kemarau–hujan.
3. Budaya & Filosofi
Mongso juga memiliki makna simbolik tentang siklus kehidupan: masa kering (ujian), masa hujan (kesuburan), dan peralihan (perubahan). Ini mencerminkan harmoni manusia dengan alam.
Mongso dalam penanggalan Jawa adalah sistem musim berbasis peredaran matahari yang membagi tahun menjadi 12 bagian dengan karakter alam tertentu. Selain menjadi pedoman pertanian tradisional, mongso juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Jawa dalam membaca tanda-tanda alam dan menjaga keseimbangan hidup.
Download template kalender 2027 versi jawa, islam dan masehi lengkap hari libur nasional yang editable, kamu bisa download di link [ kalender 2027 cdr ]